Anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah, menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai maraknya peredaran uang palsu, terutama setelah kasus sindikat uang palsu di UIN Alauddin, Makassar, mencuat. Sebagai respons, Charles meminta Bank Indonesia (BI) untuk meningkatkan pengawasan, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat tentang cara membedakan uang asli dan palsu.
Langkah yang Diambil:
-
Sosialisasi dan Edukasi: Charles menekankan pentingnya BI untuk secara masif memberikan informasi kepada masyarakat mengenai ciri-ciri uang asli, seperti efek safeting color dan mikroteks. Selain itu, langkah apa yang harus diambil jika menemukan uang palsu juga perlu disosialisasikan.
-
Edukasi Efektif: Charles meyakini bahwa edukasi yang efektif dapat membantu masyarakat menjadi lebih waspada dan mengurangi risiko menerima uang palsu dalam transaksi sehari-hari.
-
Peran Masyarakat Kecil: Ia menekankan perlunya langkah jemput bola untuk melindungi masyarakat kecil yang mungkin dirugikan akibat menerima uang palsu. Uang yang dianggap sepele bagi sebagian orang, seperti Rp 100 atau Rp 50 ribu, memiliki dampak besar bagi yang berkekurangan.
-
Metode 3D: Charles mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan metode 3D (dilihat, diraba, dan diterawang) saat menerima uang fisik, sesuai anjuran dari BI.
-
Edukasi Khusus: Selain itu, edukasi juga perlu diarahkan kepada pekerja yang berhubungan langsung dengan transaksi jual-beli, seperti pedagang dan kasir, mengingat beban yang harus mereka tanggung jika menerima uang palsu.
-
Bantuan dari BI: Charles mendorong masyarakat yang masih bingung dalam membedakan uang palsu untuk mendatangi kantor cabang BI terdekat guna memastikan keaslian uang, sebab BI memiliki Counterfeit Analysis Center yang dapat membantu menganalisis uang yang diduga palsu.
Pengawasan dan Koordinasi:
Selain edukasi, Charles juga meminta BI untuk terus melakukan strategi pengawasan yang efektif, termasuk berkoordinasi dengan kepolisian dan lembaga terkait untuk mencegah dan menindak peredaran uang palsu.
Kompleksitas Kasus:
Kasus uang palsu yang mencuat dari UIN Makassar, dengan penemuan mata uang asing seperti won Korea Selatan dan dong Vietnam, menambah kompleksitas. Charles menegaskan pentingnya kerjasama lintas instansi untuk mengantisipasi kemungkinan keterlibatan pelaku internasional dalam sindikat tersebut.